LAWATAN SEJARAH DAN STUDI LAPANGAN PERGURUAN TINGGI DI JAKARTA, BANDUNG, DAN JOGYAKARTA SISWA DAN GURU SMA NEGERI 2 TANJUNGPANDAN
Tanggal : 15 Januari 2011 By : Admin
Proses pembelajaran tidak hanya terjadi di kelas tetapi juga biasa dilaksanakan di luar kelas dan di luar jam pembelajaran. Strategi dan metode pembelajaran merupakan langkah-langkah kegiatan yang dilakukan pendidik terhadap proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Pembelajaran di luar kelas berkaitan dengan pengalaman langsung siswa dalam hubungannya dengan proses pembelajaran. Karyawisata atau kunjungan ke tempat-tempat bersejarah merupakan salah satu metode yang dapat dilaksanakan untuk memperkaya khasanah pengetahuan siswa dengan melihat secara langsung bagaimana keadaan objek yang biasanya hanya dilihat melalui media visual seperti televisi atau buku-buku. Sedangkan studi banding merupakan kegiatan tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan minat dan motivasi siswa dalam menuntut ilmu.
Lawatan Sejarah dan Studi Lapangan tidak bisa dilaksanakan setiap saat mengingat keterbatasan waktu dan biaya. Pelaksanaan kegiatan diutamakan ke pulau Jawa karena sebagian besar siswa hanya pernah mendengar ataupun membaca saja bagaimana keadaan di pulau Jawa. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa dan guru mendapat pengalaman langsung sehingga dapat menjadi tambahan pengetahuan siswa.Lawatan Sejarah dan Studi Lapangan tidak bisa dilaksanakan setiap saat mengingat keterbatasan waktu dan biaya. Pelaksanaan kegiatan diutamakan ke pulau Jawa karena sebagian besar siswa hanya pernah mendengar ataupun membaca saja bagaimana keadaan di pulau Jawa. Dengan kegiatan ini diharapkan siswa dan guru mendapat pengalaman langsung sehingga dapat menjadi tambahan pengetahuan siswa.
Pada Awal tahun pelajaran baru 2007-2008 Perpustakaan SMAN 2 Tanjungpandan bekerja sama dengan Alumni meluncurkan SIM Perpustakaan berbasis komputerisasi
Kloning hewan, untuk apa kita membutuhkannya? Sebagian besar orang Eropa menerima kloning untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan. Sebanyak 67% beralasan kloning bermanfaat melindungi spesies yang langka. Survei yang dilakukan Eurobarometer ini juga menyatakan bahwa 84% orang tak tahu apa dampak jangka panjang dari kloning.